Kutu Rambut Kepala

kutu-di-rambutKutu rambut kepala merupakan serangga tak bersayap, tinggal dikulit kapal, dan menghisap darah. Panjang kutu rambut kepala dewasa adalah 2-4 mm. Penderita memperoleh kutu kepala akibat kontak kepala dengan kepala lainnya yang sudah terinfeksi. Masih ada kepercayaan umum bahwa kutu kepala ada kaitannya dengan kebersihan yang buruk, hal ini mungkin didukung oleh hasil survey pada awal abad kedua puluh yang menunjukkan bahwa infeksi kutu kepala terutama menjadi masalah masyarakat kelas bawah pada daerah  industry besar. Namun demikian, pada tahun-tahun terakhir ini, kutu kepala terjadi pila pada orang-orang dari jenjang social lebih tinggi, berkembang di daerah perkotaan, dan saat ini sudah menyebar luas ke semua kelas sosioekonomi.

Kutu rambut kepala dewasa meletakkan telur-telur di lekatkannya pada batang-batang rambut. Telur ini berwarna seperti lemak dan sukar dilihat, tetapi begitu menetas (sesudah kurang lebih 10 hari), maka telur-telur yang sudah kosong akan lebih mudah terlihat.  Rasa gatal ini merupakan gejala utama. Telur-telur cenderung lebih banyak ditemukan pada daerah oksipital kulit kepala dan di atas telinga. Kadang-kadang serpihan ketombe atau lapisan keratin yang melekat pada batang rambut bisa dikelirukan dengan telur-telur tersebut, sedangkan untuk membedakannya dengan jelas adalah dengan melakukan pemeriksaan mikroskopis. Pada infeksi berat, kutu dewasa dan kutu kecil dapat ditemukan dengan mudah.  Impetigo dapat terjadi akibat inokulasi stafilokokus ke dalam kulit sewaktu menggaruk, istilah ‘dungu’ (nitwit) berasal dari pernampilan anak-anak berkutu yang kelihatan bodoh, dengan sepsis  kulit sekunder dan mungkin juga menderita anemia dan akibatnya selalu dalam keadaan yang tidak sehat.

Metode pengobatan akhir-akhir ini untuk membasmi kutu rambut kepala telah berubah, dan sekarang bisa diterapkan strategi yang mencakup metode fisik maupun kimiawi. Pengendalian secara kimiawi, yaitu penggunaan insektisida, telah secara luas dipakai diseluruh dunia. Insektisida mudah dan nyaman digunakan serta hasilnya sangat efektif. Akan tetapi telah disadari adanya efek sampan yang potensial, terutama pada insentisida yang meninggalkan residu seperti linden (yang sudah tidak banyak lagi digunakan dibeberapa belahan dunia termasuk di Inggris), tidak hanya pada manusia tetapi juga pada lingkungan sekitarna. Selain itu, banyak ditemukan terjadinya sistensi kutu kepala terhadap malation dan insektisida piretroid.

Obat-obat berbahan dasar air lebih disukai daripada larutan alkohol karena hanya sedikit menyebabkan iritasi pada kulit yang mengalami ekskoriasi, tidak mengiritasi bronkus pada pasien asma, dan tidak mudah terbakar. Karena tidak satu pun dari insektisida-insektisida ini yang bisa membasmi habisa semua telur, maka pengobatan harus diulangi sesudah 7-10 hari untuk membunuh setiap  kutu kecil yang muncul dari telur yang selamat.  Metode pengobatan fisik yang sederhana antara lain adalah mencuci rambut dengan sampo yang kemudian diikuti dengan penggunaan kondisioner dalam jumlah yang banyak.


=====================================

>>> Jual Obat Kutu Rambut Membasmi Kutu Rambut Secara Alami, Efektif dan Cepat, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Cara Membasmi Kutu Rambut and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>